Tim JMS Kejari Kab.Kediri Beri Pemahaman Hukum di SMPN 1 Pare

  • Bagikan
banner 728x90

Kediri ( Siaptv.com )  Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Tim penyuluhan hukum (luhkum) Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Hukum JMS di aula Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pare Kabupaten Kediri, Rabu (15/02/2023).

Kegiatan yang dihadiri oleh Kasi Intelijen Roni, S.H. selaku ketua Tim JMS beserta anggota Tim JMS, Kepala Dinas Pendidikan Dr. M. Muksin beserta pejabat terkait, Kepala SMPN 1 Pare beserta guru pendamping, serta siswa-siswi SMPN 1 Pare baik dari perwakilan Organisasi Intra Sekolah (OSIS) maupun ketua kelas tersebut, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Sebagaimana penyampaian Kasi Intelijen dalam sambutannya yaitu tujuan program Jaksa Masuk Sekolah ini untuk mengenalkan hukum sejak dini kepada para siswa-siswi, sehingga para siswa-siswi dapat membedakan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan hukum mana yang tidak. Diharapkan dari kegiatan ini dapat dijadikan pembelajaran untuk memperluas wawasan para siswa-siswi tentang hukum dan menanamkan nilai-nilai kejujuran bagi siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Anggota Tim JMS juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi kepada siswa-siswi tentang berbagai bentuk-bentuk kenakalan remaja yang saat ini sedang marak terjadi seperti pelanggaran lalu-lintas, balap liar, bullying, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, pornografi, dan tawuran pelajar. Melalui program JMS tersebut dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman serta sebagai wujud upaya pencegahan terhadap bentuk-bentuk kenakalan yang dilakukan oleh anak. Sehingga setelah diselenggarakannya kegiatan JMS di SMPN 1 Pare tersebut diharapkan dapat membentuk karakter siswa-siswi yang taat pada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta anak dapat menghindari segala bentuk kenakalan di kalangan remaja. Selain itu siswa-siswi juga dapat berpartisipasi dalam menyampaikan bahan edukasi tersebut terhadap orang-orang terdekat di lingkungan sekitarnya dengan mengkampanyekan “Kenali Hukum Jauhkan Hukuman”. ( Efn / Arm )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *