Rayakan Hari Film Nasional Bersama Kisah Ikonik Indonesia yang dihadirkan dengan Nuansa Baru Lewat Versi Remake

  • Bagikan
banner 728x90

Industri perfilman nasional telah melahirkan banyak karya yang dikultuskan dan berkualitas, tentunya juga berhasil menyita perhatian masyarakat Indonesia dan meraih banyak penghargaan. Film dengan cerita dan karakter yang begitu digandrungi pada masanya akhirnya dibuat ulang untuk disesuaikan dengan selera dan kondisi penonton saat ini. Untuk merayakan Hari Film Nasional, lihat koleksi film kultus yang versinya telah dibuat. remake dan Anda dapat menontonnya di Disney+ Hotstar!

“Seri Keluarga Kemara”

Sinetron dengan sejarah keluarga ikonik yang berhasil menghangatkan hati penonton Indonesia sejak tahun 1996 ini akhirnya menjadi film berjudul sama pada tahun 2018 dan sekuelnya, Keluarga Chemara 2, pada tahun 2022. tahun, riwayat keluarga. Ini digarap ulang menjadi serial berjudul “Keluarga Cemara The Series” yang memperkenalkan karakter yang sama dari sudut pandang baru dalam kisah persahabatan Yuis dengan Kampung Gang. Versi film dan baris juga menarik pemain baru seperti Adhisti Zara, Nirina Zubir, Ringgo Agus Rahman dan Viduri Puteri. Keluarga Chemara memenangkan Penghargaan Citra untuk Skenario Adaptasi Terbaik dan Penghargaan Maya untuk Skenario Adaptasi Terbaik pada tahun 2019.

“Hamba Setan 2: Komuni”

Salah satu film horor populer tahun 1980 ini bercerita tentang seorang pengusaha kaya bernama Munarto, istrinya Marwati dan kedua anaknya, Rita dan Tomy. Keluarga ini digambarkan telah melakukan berbagai penyimpangan agama dan sosial. Sepeninggal Marwati, keluarga mulai mengalami rentetan kesialan, entah dari mana mereka berasal. Film ini dianggap sebagai salah satu film horor terseram di bioskop Indonesia hingga akhirnya dibuatkan versinya. remake di tahun 2017 dengan cerita baru dan memperkenalkan sosok hantu ikonik bernama “Ibu”. Disutradarai oleh Joko Anwar, film tersebut memenangkan Maya Award untuk Sutradara Terbaik, Feature Film Jury Award di Overlook Film Festival 2018, Film Horor Terbaik di Toronto After Dark Film Festival, dan Film Paling Menakutkan di Popcorn Frights Film Festival 2018. Sekuel juga dirilis pada tahun 2022 berjudul Budak Setan 2: Komuni melanjutkan kisah keluarga Rini (Tara Basro) yang masih dihantui ibunya. Versi sekuel ini juga memenangkan Penghargaan Citra untuk Penata Efek Visual Terbaik dan Penghargaan Citra untuk Perancang Suara Terbaik.

Warkop DKI Reborn

Trio komedian legendaris Dono, Casino dan Henry membintangi filem pertama mereka, Mana Darat, pada 1979, tentang tiga anak desa yang bercita-cita kuliah di Jakarta. Berbagai karya komedi mereka terus tayang di televisi dan menjadi acara komedi favorit hingga saat ini. Prank trio ini juga dibuat remake, menampilkan Abimana Aryasatya (Dono), Vino G. Bastian (Casino), dan Tora Sudiro (Indro) di Warkop DKI: Rebirth: Jangkrik Boss Part 1 tahun 2016 dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Bagian 2″ pada tahun 2017. Petualangan komedi mereka berlanjut dengan sekuel “Warkop DKI Reborn 3” dan “Warkop DKI Reborn 4” bersama Aliando Syarif (Dono), Adipati Dolken (Casino) dan Randy Danista (Indro).

“Galikh dan Ratna”

Kisah cinta populer antara Gali dan Ratna sudah ada sejak tahun 1979 berkat film “Gita Cinta dari SMA” yang dibintangi oleh Rano Carno dan Jessi Guzman. Kisah ikonik yang mengisahkan romansa manis dan pahit siswa sekolah menengah ini telah dibuat menjadi remake berjudul “Gali dan Ratna” pada tahun 2017 yang menampilkan Refal Hadi (Gali) dan Cheryl Shaynafia (Ratna) dan aktris pendukung Marissa Anita (Tantri). film remake Ia pun kembali merebut hati penonton di era modern, hingga berhasil meraih penghargaan di Festival Film Bandung kategori “Sutradara Terpuji”.

“Jailangkun: Sandekala”

Jelangkung dikenal sebagai salah satu film horor terpopuler tahun 2001 dan memenangkan penghargaan di Festival Film Bandung dalam kategori “Commendable Special Effects”. 16 tahun setelah kesuksesan film yang dibintangi oleh Winky Viryavan, Rony Dozer dan Harry Panthy, sutradara film Rizal Mantovani dan José Poernomo merilis film lain dengan nama yang sama pada tahun 2017, yaitu “Jailangkung”. Jeffrey Nichol, Amanda Rawls, Hannah Al Rashid dan Luqman Sardi terus mengerjakan Jailangkung 2 pada tahun 2018 dan pemotongan dilakukan. memuat ulang Kimo Istanbul tahun 2022 berjudul “Jailangkung: Sandekala”. Versi: kapan memuat ulang menampilkan Titi Kamal, Dwi Sasono dan Sifa Khaju dengan kisah-kisah seram tentang arwah yang akan meneror dan menakuti anak-anak kecil yang masih ada saat matahari terbenam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *