Batu ( siaptv.com ) 23 seniman pameran seni rupa di pondok dan galery ampilan pada hari Jumat, 29 Oktober 2022 16:46 WIB

Pameran yang diadakan seminggu kedepan ini menarik,karena sejumlah warga menyaksikan karya seni rupa yang dipamerkan di galery ampilan, Dusun gandar, Desa Tolong rejo, Kecamatan bumiaji, Kota batu, Jawa Timur, Jumat (29/10/2022).

“Terus membangkitkan semangat untuk berkarya seni, ”

Para perupa menyuguhkan 46 lukisan dalam pameran dengan judul sesuai dengan tema tersebut, “SANKARA”, penyatuan berbagai elemen dan semangat baru pascapandemi, khususnya kalangan generasi muda.

Seniman muda yang juga salah satu peserta pameran , Riyanto ( sinyo ) sapaan nya, mengatakan tentang keikutsertaan para seniman menggelar pameran bersama sebagai ungkapan terus semangat dalam bekarya,

Terus semangat untuk berkarya seni, menghasilkan karya-karya yang terbaik,” ujar seniman yayasan pondok seni batu.

Ia juga menyebut pameran tersebut sebagai ajang silaturahim dan memperkuat semangat kebersamaan seniman muda melalui pameran bersama.

Dalam pameran tersebut Ramadhan ketua pameran seni rupa.katanya, jalinan komunikasi antarseniman muda terus terbangun dan terjaga, sedangkan melalui pameran tersebut , diharab kan pelaku seni dan umum untuk mengapresiasi karya seni rupa.

Umumnya, kegiatan seni budaya diselenggarakan secara daring. itu harus sesuai protokol kesehatan agar tetap berlangsung.

 

Koeboe sarawan menyatakan bangga, karena seniman tetap menjalani pameran secara mandiri atau tanpa sponsor pengusaha atau pemerintah meski dalam situasi pasca pandemi, pameran digelar secara terbuka.

Ia mengemukakan pameran ini sebagai pembuka ingatan semangat nenek yang nota bene seorang pembatik, dengan ini maka di bangunlah gedung , sebagai salah satu sarana menampung apresiasi karya karya perupa yang selama ini menjadi tujuan beliau, ” tutur owner dan pelukis senior ini.

Manfaat pameran tahun ini, kata Watoni ketua yayasan pondok seni batu, menjadi pijakan dasar , terutama generasi muda , untuk mengembangkan aktivitas berkesenian pada masa-masa mendatang.

Kemandirian penyelenggaraan pameran ini penting bagi masa depan mendidik generasi muda yang akan datang,” ujarnya

Ramadhan (ketua panitia) mengemukakan pameran menjadi daya rekat persaudaraan , ajang silatuh rahmi baik di antara pegiat seni maupun dengan masyarakat luas.
“kemandirian penyelenggaraan pameran ini penting bagi masa mendidik generasi muda yang akan datang
Dengan, melalui pameran ini, kita berkumpul bersama-sama lagi (setelah pandemi , red). Kita berharap pameran seni lukis ini bisa terus berlanjut , bersuka ria dan saling berbagi kasih persaudaraan,” katanya.

Pameran dengan tema “SANKARA ” sedikitnya 23 pelukis, baik dalam kota maupun luar kota , dengan 46 karya yang di tampil Kanya . ( Rio )

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *